Alex Oxlade Chamberlain

Klopp di Minta Tim Asuhannya Datangkan Chamberlain

Jordan Henderson dan Adam Lallana yang merupakan kedua pemain milik Liverpool meminta kepada pelatih mereka Jurgen Klopp untuk memasukkan gelandang Arsenal yang bernama Alex Oxlade Chamberlain dijadikan target di bursa transfer bulan Januari nanti.

Chamberlain yang masih meyisakan masa baktinya, hanya tersisa 18 bulan di Stadion Emirates dan dilabelkannnya harga sebesar 25 juta Poundsterling kemungkinan akan membuat The Gunners melepasnya di awal tahun itu.

Untuk Datangkan Chamberlain, Ide Dari Kedua Pemain Ini

Alex Oxlade Chamberlain

Chamberlain yang sedang menunjuk kearah bangku penonton

Beberapa surat kabar yang melaporkan jika Jurgen Klopp telah mendapatkan usulan dari pemainya Henderson dan Lallana kepada Liverpool untuk bisa mendapatkan jasa Chamberlain yang siap menerimanya di Anfield.

Bagi kedua pemain tersebut yang mengenal Chamberlain dengan sangat baik, yang mana mereka juga rekan setimnya di timnas Inggris.

Pemain berusia 23 tahun itu memang tidak memiliki waktu bermain yang begitu banyak dan jelas terlihat hal demikian bisa membuat Chamberlain sangat frustasi dengan  hal tersebut sudah dipastikan dia akan memilih untuk hengkang dari klubnya dalam waktu dekat.

Chamberlain yang ditandatangani pihak klub Arsenal untuk mengisi skuad pelatih berusia 66 tahun yang dijuluki The Profesor dari Southampton yang sudah kita ketahui pada tahun 2011 dengan nilai sebesar 12 juta Poundsterling dan tidak menutup kemungkinan pemain tersebut akan tergoda untuk bermain bersama klub lain.

Pemain ini memang sudah memiliki niat untuk pergi dari klubnya, untuk bisa membuktikan dirinya mampu bermain dengan baik dan berpengaruh bagi tim yang dibelanya.

Wijnaldum: Kontra City Akan Menjadi Laga Yang Luar Biasa

Georginio Wijnaldum

Wijnaldum yang sedang menggiring bola

Georginio Wijnaldum adalah pemain yang sangat penting bagi Liverpool itu telah mengatakan bahwa kontra Manchester City yang akan di selenggarakan pada akhir pekan ini akan berjalan dengan begitu waspada dalam laga lanjutan Liga Inggris.

Pemain yang saat ini berusia 26 tahun itu menyampaikan pernyataannya, dimana kedua tim tersebut ingin menunjukkan kualitas tim mereka dalam pertandingan tersebut dan dirinya merasa yakin dalam laga itu akan sering memberikan tekanan.

Dimana mereka akan bermain dengan begitu bergairah yang akan menjadikan modal utama untuk bisa meraih poin dengan maksimal, tentunya kedua tim itu tidak ingin berselisih jarak yang jauh dari Chelsea yang menduduki puncak klasemen, telah mengumpulkan 46 poin.

Dalam laga yang bertakjub Boxing Day nanti, tim yang berjuluk The Reds mampu membuktikan kualitas mereka dalam kemenangan yang sangat baik di kandang dengan dengan skor akhir 4-1.

Melalui gol Adam Lallana yang berhasil memenangkan pertandingan, Roberto Firmino, Gianelli Imbula dan Daniel Sturridge gol bunuh diri. tapi pemain timnas Belanda itu berharap kepada rekan setimnya untuk tidak meremehkan pasukan Pep Guardiola, karena mereka memiliki tim utama yang baik dan pada pemain lapis kedua mereka sangat berkualitas.

Meski mereka tidak di perkuat dengan Sergio Aguero yang merupakan mesin gol di timnya, saat berhadapan melawan Hull City mereka mampu membuktikannya atas kemenangan laga tersebut yang berakhir skor 3-0. Yang menjadikannya menarik, ketika gol itu tercipta oleh Kelechi Iheanacho pemain muda mereka di barisan depan.

Wijnaldum yang bekas pemain Newcastle United memperingatkan kepada rekan setimnya untuk bisa menghentikan pergerakan pemain di barisan depan pelatih Guardiola.

“Saya pernah bermain di PSV yang juga menunjukkan serangan yang mematikan tetapi saat ini saya bermain di Premier League bersama tim yang lebih baik,”

“Jumlah yang sangat besar telah mengumpulkan 45 gol di liga, namun kami mempunyai pemain yang bisa menghasilkan gol dan memberikan kemenangan di tiap laga kami.”

tottenham-vs-leicester

Tottenham Menuai Hasil Imbang Kontra Leicester

Pekan ke-10 Liga Inggris beberapa hari lalu baru saja usai. Semua klub sudah bertanding, posisi lima besar pada klasemen sementara masih cukup ketat dalam perolehan poinnya. Man City kokoh di puncak klasemen, namun ada satu laga yang cukup seru untuk menjadi perhatian, Tottenham Hotspur terpaksa harus bermain imbang 1-1 kontra Leicester. Dengan demikian klub yang dilatih oleh Mauricio Pochettino harus turun peringkat dari posisi 4 menjadi 5 klasemen sementara Liga Inggris.

Tottenham yang memiliki julukan Spurs, bermain di kandang sendiri yakni di White Hart Lane. Disaksikan penuh oleh para pendukungnya sendiri, membuat anak klub yang bermarkas di London itu mampu memberikan perlawanan sengit terhadap juara bertahan Primer League. Bahkan jalannya babak pertama hampir sepunuhnya pertandingan dikuasai oleh Spurs.

Bermain cukup agresif, Vincent Janssen beberapa kali mendapatkan peluan emas di dalam kotak pinalti. Pertahanan yang menumpuk seperti kendaraan bus parkir di dalam titik dua belas pas Leicester, benar-benar membuat para gelandang dan penyerang tuan rumah mendapatkan kesulitan.

Penguasaan bola di depan kota pinalti, melalui operan-operan pendek terukur dan cepat, membuat anak asuh Ranieri itu praktis hanya bisa bertahan sembari memperhatikan pergerakan bola.

Berita Bola Gol Pinalti Untuk Spurs

leicester

Menurut sumber resmi berita bola semenjak pluit babak pertama dibunyikan, pasukan Spurs sudah melakukan serangan secara agresif. Hingga pada menit ke-44 terjadi sebuah kemelut di dalam kotak pinalti dan terpaksa pemain bertahan dari tim tamu harus menjatuhkan penyerang Tottenham. Wasit menunjukkan titip putih untuk tuan rumah.

Tendangan pinalti yang diambil oleh Vincent Janssen berhasil menembus gawang yang dijaga oleh penjaga gawang hebat yaitu Kasper Schmeichel. Penjaga gawang yang masih berumur 29 tahun itu sebenarnya sudah bisa menebak ara tendangan, namun sepakan yang kencang tidak mampu di tepisnya dan skor 1-0 untuk tuan rumah pun berubah sampai babak pertama usai.

Kekuatan anak asuh Mauricio Pochettino sebenarya cukup mampu menggilas tim Leicester City pada malam itu. Tim yang berasal dari London itu mampu secara penuh menguasai jalannya pertandingan. Vardy CS hanya bisa bertahan dan hanya melakukan serangan-serangan balik sesekali saja. Pendukung tuan rumah pun semakin percaya diri melihat permainan klub kesayangannya itu melakukan serangan demi serangan.

Petaka untuk tuan rumah datang pada menit ke-48. Ketika terlalu asik menyerang, kali ini serangan balik yang berawal dari Riyad Mahrez benar-benar memberikan kejutan kepada pendukung tim tuan rumah.

Gol Ahmed Musa yang meneruskan operan dari Mahrez dan berhasil di konversi menjadi sebuah gol penyeimbang. Kedudukan 1-1 terus bertahan hingga laga berakhir, walaupun Spurs menguasai jalannya laga tersebut.

Komentar Mauricio Pochettino

mauricio-pochettino

Hasil kurang memuaskan yang di dapat oleh Tonttenham Hotspur membuat para pendukung dan pemain sedikit kecewa. Pasalnya, tim asal London itu harus rela turun satu peringkat ke posisi 5 pada klasemen Liga Inggris. Kegagalan meraih poin penuh dalam laga tersebut membuat pelatih mereka Mauricio Pochettino memberikan beberapa komentar yang sifatnya positif terhadap jalannya pertandingan.

“Tidak seharusnya kecewa, tim ini telah bermain dengan sangat luar biasa. Mereka tampil mengurung lawannya dengan rasa ingin menang yang cukup kuat. Kemampuan dan keinginan yang besar agar bisa mendapatkan tiga poin sudah kita perlihatkan disini kepada para suporter, jadi tidak perlu ada yang harus dikecewakan apalagi harus mencari kesalahan,” Jelas Mauricio Pochettino seusai laga berakhir.

Jalannya laga memang milik Spurs, beberapa pemain telah berusaha keras dalam memebrikan terbaik kepada klubnya tersebut. Mauricio juga mengatakan bahwa sepakbola tidak hanya butuh permainan bagus saja, melainkan juga butuh sebuah keajaiban untuk bisa menang dalam setiap pertandingan.

jurgen-klopp

Posisi Liverpool Di Klasemen Usai Imbang Melawan MU

Jurgen Klopp adalah salah satu pemain di luar lapangan yang harus bertanggung jawab atas gagal membawa timnya meraih angka penuh pada laga melawan Manchester United. Berlaga di Anfield sepertinya membuat kubu tuan rumah tampil sedikit gugup pada babak pertama, hal ini terlihat betapa mudahnya MU mampu mengobrak-abrik pertahanan Liverpool yang di komandoi oleh Joel Matip.

Akibat dari kegagalannya dalam meraih tiga angka di hadapan publiknya sendiri, membuat the reds (julukan Liverpool) tertahan di posisi empat pada klasemen sementara Liga Inggris. Pekan ke-8 ini menjadi rangkaian pertandingan yang telah mencoret statistik mereka di kompetisi paling bergengsi di dunia itu.

Melihat hasil akhir dari pekan ke-8 ini sebenarnya statistik Liverpool tidaklah buruk, tim besutan Jurgen Klopp itu hanya mengalami satu kali kekalahan saat melawan Burnley pada pekan ke-2. Sisanya the reds bermain dengan kemenangan dan imbang termasuk saat melawan MU di pekan ke-8.

Bertengger di posisi ke-4 dengan raihan poin 17 dari 8 kali laga yang sudah dijalankan merupakan suatu hasil yang terbilang bagus. Semenjak di tangani pelatih Jurgen Klopp, para pemain Liverpool menunjukkan perkembangan yang cukup drastis. Mereka mampu menciptakan gol cukup banyak pada setiap pertandingannya.

“Tim ini selalu berusaha untuk selalu tampil maksimal dan penuh semangat. Bermain lepas dan memainkan strategi sesuai yang kami bicarakan di ruang ganti merupakan cara kami melakukan jalannya pertandingan,” Jelas Jurgen Klopp. Kekuatan pasukan the reds ini memang terlihat pada segi semangatnya dan selalu menampilkan gaya permainan terbuka dengan serangan cepat melalui kedua sayapnya.

Berita Bola Posisi Masih Bisa Berubah

liverpool

Peringkat Liverpool di empat besar pada Klasemen berita bola adalah hasil dari permainan bagus mereka sepanjang musim ini berjalan. Coutinho dan rekan-rekannya membutuhkan kemenangan dari setiap laga karena jadwal pertandingan masih sangat panjang dan bisa saja posisi mereka terlempar dari perebutan piala Liga Inggris. Poin maksimal dari setiap laga yang dimainkan sudah mereka dapatkan, sekarang hanya menjaga kesetabilan performa setiap individu para pemainnya.

“Perjalanan masih sangat panjang, kita tidak boleh merasa puas diri karena itu bisa menjadi bumerang bagi kami,” jelas Klopp kepada media. Meskipun memiliki statistik bagus tapi ternyata pelatih yang akrab dengan topinya itu tetap mewaspadai titik balik dari performa anak-anak asuhnya tersebut.

“Kekuatan tim kami bukanlah dari financial, tapi melainkan dari sebuah perjuangan yang selalu kami masukan kedalam setiap pertandingan,” menurut Klopp. Timnya memang bukan di besarkan oleh kucuran dana besar, Liverpool terlahir dari sebuah sejarah yang cukup panjang oleh karena itulah pendukung dari klub tersebut cukup banyak dan sangat fanatik. Berbeda dengan beberapa klub kaya launnya yang saat ini banyak bertebaran di Inggris.

Lini Depan Harus Produktif

liverpool-vs-mu

Liverpool menyatakan akan membeli beberapa pemain pada pembukaan transfer nanti. Pelatih mereka Jurgen Klopp menginginkan pemain bernaluri untuk mencetak gol. Sangat dirasa, dirinya kurang begitu puas dengan para performa pemain penyerangnya.

“Saya rasa setiap tim hebat ingin memiliki komposisi pemain yang mampu memberikan sentuhan-sentuhan agar gol bisa tercipta. Saat ini, tim yang saya latih sangat memerlukan sosok pemain bernaluri tinggi dalam menetak gol,” tegasnya.

Kekuatan pasukan Klopp itu sebenarnya mampu mencapai puncak performanya jika saja dapat bermain lebih disiplin dalam menjalani laga. Kekuatan yang ada sekarang masih diarasa belum memberikan rasa puas dari sang pelatih tersebut.

claudio-ranieri

Nasib Menyedihkan Leicester Di Klasemen Liga Inggris

Juara bertahan Liga Inggris musim lalu Leicester City benar-benar menyedihkan. Pasukan Claudio Ranieri itu kini sedang dalam kondisi terpuruk. Terlempar jauh dari urutan lima besar di klasemen Primer Inggris dan saat ini klub yang sempat membuat dunia tercengang itu hanya mampu berada di posisi ke-13 dengan raihan poin 8.

Sangat berbanding terbalik jika melihat prestasinya pada musim lalu. Pada saat itu, klub berjuluk The Foxes itu tidak bisa berbuat banyak di musim kali ini. Kepercayaan diri yang telah rontok karena terlena dengan menjadi juara Liga Inggri pada musim kemarin. Kemampuannya seakan telah menghilang pada musim ini dan terdampar di papan tengah klasemen sementara.

Kepala pelatih mereka, Ranieri akan semakin pusing setelah tim besutannya itu lagi-lagi harus menelan kekalahan menyakitkan atas Chelsea. Melawan pasukan the blues ternyata Vardy dan kawan-kawan tidak mampu berbuat apa-apa. Mereka harus mengakui anak asuh Conte dengan skor tiga gol tanpa balas. Buruknya komuniskasi antar lini di lapangan menjadi biang keladi kekalahan mereka itu.

“Kami harus bisa melupakan setiap kekalahan. Musim ini memang sangat menyakitkan bagi kami, seharusnya sebagai juara bertahan tim bisa memberikan kepercayaan diri yang kuat tapi ini semua terbalik,” Jelas Ranieri dengan raut muka penuh kekecewaan saat di tanya media mengenai jebloknya prestasi mereka.

Ranieri Mulai Lupakan Juara Bertahan

ranieri

Pelatih yang sempat menjadi fenomenal karena pada musim pertamanya ia langsung membawa Leicester City menjadi juara Liga Inggris itu kini perlahan melupakan juara bertahan yang lekatkan kepada timnya itu.

“Saya sangat sedih dengan performa tim ini, mereka tidak mampu memberikan banyak cara dalam menciptakan gol seperti musim lalu. Kini kami semua harus bisa membuang juara bertahan karena itu menjadi bumerang bagi tim ini sendiri,” ungkap Ranieri.

Keadaan yang sangat tidak bagus bagi sebuah klub juara bertahan dengan menempati posisi pada papan tengah klasemen sementara. Hanya bisa memenangkan satu kali pertandingan saat melawan Burnley dan seterusnya tidak pernah lagi mendapatkan tiga poin merupakan prestasi yang sangat tidak bagus.

Pola Permainan

leicester-city

Banyak pengamat yang memberikan masukan kepada Ranieri untuk merubah gaya permainan anak asuhnya itu. The Foxes dinilai bermain terlalu berani keluar menyerang dan sering kali membuat lubang dan celah pada lini tengah  hingga belakang mereka.

Dalam setiap laganya Leicester kerap kali selalu berusaha tampil lepas dan terkesan apa adanya. Mereka melakukan serangan dengan cukup baik namun tidak adanya pemain jangka di lapangan tengah menjadi jarak antara pemain bertahan dan tengah sangat jauh. Hal terseut sering sekali terlihat di setiap laganya.

Liga Inggris sangat mengandalkan kecepatan dan kekuatan fisik. Pemain dari Leicester sendiri terlalu bebas menyerang tanpa strategi menahan bola demi menguasai berbagai sektor pada lapangan. “Ia (Leicester) sebernarnya adalah tim bagus, Ranieri sangat mengerti akan arti sepakbola menyerang tapi sepertinya ia lupa akan penguasaan lapangan pada setiap pertandingan,” ujar salah satu komentator bola di Inggris.

guardiola

Manchester City Tidak Ingin Di Kudeta Arsenal

Bersiap memasuki pekan ke-9 pada Liga Inggris Manchester City tengah bersiap menggeber poin penuh pada saat melawan Southampton nanti. Laga tersebut akan di mainkan pada tanggal 23-10-2016 pekan depan. Bermain di Stadion Etihed seharusnya anak asuh Pep Guardiola bisa meraih tiga poin.

Laga ini menjadi sangat penting bagi timnya itu dan harus bisa memenangkannya jika tidak ingin posisi di klasemen berhasil di kudeta oleh pasukan meriam London, Arsenal.

Tiga poin ini sangat penting bagi Man City agar bisa mengukuhkan posisi pertama. Kekuatan penuh di perkirakan akan di turunkan oleh Guardiola dalam menghadapi Southampton nanti.

Pemain andalan mereka Aguero di nyatakan siap tempur demi mengamnkan posisi puncak klasemen. Penting bagi pasukan Citizens meraih poin maksimal.

Liga Inggris merupakan liga yang paling sulit menurut pelatih Guardiola, sehingga oleh karena itulah, ia enggan meremehkan calon lawannya tersebut.

“Menganggap remeh mereka (Southampton) sama saja kami menyerahkan posisi puncak klasemen kepada Arsenal. Tidak ada yang istimewa dalam laga nanti hanya saja kemenangan wajib kami dapati,” pungkas Guardiola. Saat ini kekuatan tim Man City di nyatakan dalam kondisi prima untuk menjalani laga ke-9 nanti.

Kegagalan City dalam meraih poin penuh pada laga ke-8 adalah sebagai pelajaran bagi timnya tersebut. Terlalu menganggap remeh lawan dan pada akhirnya gagal dua kali mengeksekusi tendangan pinal dan itu sangat buruk sekali dalam sebuah pertandingan.

Membutuhkan poin sempurna alias tiga poin pada laga nanti membuat Guardiola harus bermain tampil menyerang. Tidak ada pilihan lagi, jika tidak ingin di kudeta oleh the gunners maka Citizens harus melepas beban atas bayang-bayang kejaran Arsenal di klasemen.

Pablo Zabaleta merasa yakin timnya itu akan berhasil mendapatkan poin dan kemenangan. Mengamankan posisi puncak dengan raihan tiga poin adalah suatu keharusan yang memang sudah seharusnya dilakukan oleh anak-anak Citizens.

“Saya yakin sekali tim ini akan mampu memberikan kemenangan dan tetap menjaga posisi atas klasemen,” ujarnya pada salah satu media lokal.

Yakin Menang Lawan Southampton

kevin-de-bruyne

Pemain dari Manchester City sedang dalam semangat tinggi agar posisinya di klasemen tidak tersalip oleh Arsenal yang saat ini meraih poin sama, yaitu 19 poin dari 8 kali pertandingan.

Kemenangan adalah jalan utama yang harus dilakukan oleh pasukan Guardiola, dan untungnya beberapa pemain di klub tersebut menyatakan kesiapannya untuk menang pada laga nanti.

Salah satu pemain yang begitu semangat dalam menghadapi Southampton adalah Kevin De Bruyne, ia memberikan komentarnya atas laga nanti bahwa dirinya mengaku akan bermain habis-habisan saat menjamu Southampton.

“Kekuatan tim kami tidak bisa di remehkan dan kami semua akan bermain secara total agar bisa memastikan tiga poin dalam laga tersebut,” uajarnya dengan rasa penuh optimis.

“Ini adalah jadwal bagus jika ingin menjaga konsistensi posisi pertama. Pelatih akan menerapkan permainan cepat dan pastinya menyerang melalui umpan-umpan pendek terukur,” kata David Silva. Bukan hanya satu atau dua pemain saja yang menginginkan kemenangan pada saat menjamu tamuya itu.

Pola Permainan Cepat

manchester-city

Demi menjaga peluang mereka untuk mempertahankan posisi pertama di Klasemen, maka tidak ada jalan lain bagi Manchester City untuk menampilkan pola permain cepat. Guardiola yang terkenal dengan pola tiki takanya tidak akan mudah mengalahkannya.

Umpan pendek terukur, penguasaan bola yang tinggi dan kecepatan para pemain City bisa menjadi modal utama untuk meraih angka penuh pada laga ke-9 ini.

“Permainan kami akan lebih cepat lagi daripada pekan kemarin, jika kemarin kami bernasib sial tapi sekarang tidak ada lagi kegagalan dan harus bisa menang,” ujar Sergio Aguero.

man-utd

Jadwal Berat MU Di Pekan Ke-8 Dan 9 Liga Inggis

Manchester United sedang bernasib kurang bagus pada dua pekan ini, yaitu pada pekan ke-8 dan 9 pada lanjutan Liga Inggris.Selasa dini hari (18 Oktober 2016) klub berjuluk setan merah harus bertandang ke Anfield untuk bisa menjinakan Liverpool. Laga berat dan menguras banyak tenaga harus di lewati oleh para anak asuh Jose Mourinho itu.

Kemenangan memang selalu di targetkan oleh Mourinho pada setiap laganya. Melihat jadwal pertandingan Liga Inggris yang kurang mengenakan bagi setan merah sepertinya pelatih dengan julukan special one tersebut sedang berfikir keras untuk bisa mensiasati laga berat tersebut.Kondisi pada kubu MU sendiri sedang tidak dalam keadaan bagus, disaat mereka membutuhkan kemenangan harus menghadapi lawan tangguh.

Man United menjadi sorotan media dalam beberapa hari kebelakang, pasalnya Paul Pogba dan kawan-kawan saat ini cukup sulit sekali meraih poin penuh dalam setiap laganya.

Memiliki pemain bintang melimpah yang di padu antara pemain muda dan senior sepertinya tida terlalu menolong klub tersebut jika dilihat dari hasil yang mereka peroleh.

Melawan Liverpool pada pekan ke-8 merupakan lawatan yang cukup berat. Laga gengsi dan keras di perkirakan akan berlangsung. Mourinho sendiri menginginkan laga tersebut bisa berjalan damai tanpa adanya insiden seperti yang sudah-sudah.

Dua tim besar ini memang seringkali bentrok ketika bertemu. Bukan hanya para pendukung saja yang bertindak agresif tapi terkadang para pemain juga sering melakukan tindakan-tindakan agresif yang pada akhirnya membua jalannya pertadingan menjadi sengit.

“Saya menghimbau kepada para kedua pendukung untuk tidak saling bertindak agresif pada laa nanti. Demi berlangsungnya pertandingan dengan rasa nyaman saya bersama tim ini  akan lebih memilih untu tidak memancing ketegangan di lapangan nanti,” ujar Mourinho.

Beberapa kali pertemuan memang laga kedua tim ini menjadi daya tarik tersendiri di Inggris. Sudah tidak asing lagi jika keduanya bertemu akan selalu menimbilkan ketegangan baik itu antara penonton maupun pemain sendiri.

Rotasi Pemain Di Pekan Ini

paul-pogba

Jose Mourinho selaku kepala pelatih yang bertanggung jawab atas prestasi tim maupun keadaan pemain, bisa di pastikan akan melakukan beberapa rotasi pemain. Hal ini dilakukannya agar bisa membagi tenaga ketika memasuki pekan ke-9 melawan Chelsea.

Wayne Rooney yang sudah terlalu lama beristirahat di bangku cadangan kemungkinan besar bisa menjadi satater pada lineup nanti. Di lini tengah, melawan tim sekelas Chelsea Mou nampaknya lebih memilih para pemain mudanya yakni Rashfor dan Lingard untuk bisa memberikan tekanan kepada pemain the blues yang sudah termakan usia.

“Pelatih memiliki hak atas siapa saja yang akan menjadi pemain andalannya pada laga melawan Chelsea, kami semua hanya melakukan pekerjaan secara baik dengan apa yang ia instruksikan semaksimal mungkin di jalankan di lapangan,” jelas Rooney saat di tanya awak media. Laga berat memang sudah menanti MU dan itu harus mereka jalani dengan kemenangan.

Strategi Mourinho

mourinho

Bukan Mourinho namanya jika tidak memiliki strategi-strategi jitu dalam menghadapi pekan berat ini. Di kabarkan dari salah satu media lokal di Inggris, ia mengatakan bahwa Manchester United telah memiliki strategi bagus dalam menghadapi Liverpool an Chelsea, bahkan pelatih berusia 53 tahun itu sempat sesumbar bahwa timya itu merasa mampu jika harus menghadapi mereka bersamaan sekaligus.

Gayanya yang khas dengan sedikit senyum menandakan bahwa dirinya dan para pemainnya telah siap dalam menjalani laga berat ini. “Kami selal siap menghadapi siapa saja. Saat ini saya sebagai pemain akan selalu berusaha memberikan kemampuan terbaik karena kami semua telah berlatih fisik, strategi dan pola penguasaan bola dengan sangat baik,” jelas Paul Pogba.

arsenal

Jadwal : Arsenal Ingin Menang Lagi

Laga ke-9 Liga Inggris akan mempertemukan tim kuat Arsenal melawan Middlesbrough yang akan berlangsung di Stadion Emirates pada tanggal 22 Oktober 2016. Bertindak sebagai tuan rumah, bisa dipastikan pasukan Arsene Wenger akan memenangkan laga dengan cukup mudah. Jadwal bagus untuk pasukan the gunners jika ingin menang lagi.

Sebelumnya Arsenal telah berhasil mengalahkan Swansea di hadapan publiknya sendiri dengan kemenangan 3-1 untuk mereka. Kini posisinya di klasmen berada pada urutan ke-2, menempe ketat sang pemuncak klasemen, Manchester City dengan raihan poin sama yaitu 19 dari 8 kali laga.

Pekan ini pasukan meriam London itu bersiap menghadapai tim papan tengah yaitu Middlesbrough. Banyak pengamat mengatakan bahwa pasukan Wanger itu akan mendapatkan kemenangan dengan mudah, apalagi pertandingan akan dimainkan di hadapan para pendukungnya sendiri. Kepercayaan yang tengah meningkat seusai berhasil menempel ketat City pada klasemen.

“Klub meninginkan kemenangan lagi pada laga nanti,” jelas Wanger kepada awak media. Ia merasa percaya diri bisa memberikan tiga poin untuk Arsenal dan berharap City tergelincir. Jadwal yang sangat bagus bagi pasukan meriam ini untuk bisa mengkudeta pasukan Guardiola dari pucuk klasemen.

Pemain Arsenal dikabarkan saat ini sedang berada pada kondisi terbaiknya. Tidak ada pemain yang cedera membuat sang pelatih memiliki banyak pemain dengan keadaa kondisi siap tempur. Keingian menang dan merebut posisi puncak klaseme sangat terlihat dari semangatnya para pemain.

“Mungkin ini adalah waktunya yang tepat untuk mendapatkan apa yang sudah kami nantikan. Kami sudah berusaha dengan keras untuk bisa sejauh ini,” ujar Ozil dengan penuh semangat.

Bermain Menyerang

pemain-arsenal

Arsene Wenger tidak akan bermain bertahan atau bermain santai dalam menghadapi Middlesbrough. Keinginan menang yang kuat dan keinginan memuncaki klasemen sangat di dambakan oleh para pemain maupun staf dari the gunners.

Kekuatan penuh dari stok pemain yang ada akan semaksimal mungkin di pergunakan oleh pelatih yang sudah cukup lama menangani tim asal London itu.

Cukup wajar jika Arsenal akan tampil lebih menyerang pada jadwal ke-9 pertandingan Liga Inggris nanti. Klub tersebut sudah cukup lama puasa gelar Liga Inggris setelah selalu kalah dari Manchester United pada masa Sir Alex Ferguson. Kini mereka sangat berharap bisa memanfaatkan setiap momentum yang ada.

“Ini adalah sebuah momentum yang harus di jaga. Kami juga akan melakukan banyak gol pada setiap pertandingan agar memudahkan langkah klub menjadi juara yang sudah lama tidak kami dapati,” jelas pelatih berusia 66 tahun itu.

Konsistensi Arsenal Patut Di Pertanyakan

wenger

Pada musim-musim sebelumnya, Arsenal selalu panas diawal dan melempem di akhir-akhir musim. Meskipun kini performanya sedang menanjak tapi tidak sedikit pengamat sepakbola di Inggris bependapat bahwa konsistensi the gunners dalam mencapai titik akhir performas masih patut di pertanyakan.

“Arsenal adalah tim besar dengan sejarah yang banyak. Mereka mampu memberikan dan menyuguhkan permainan bagus belakangan ini. Tapi belajar dari musim-musim lalu, klub tersebut selalu ketetran ketika memasuki pertengahan musim dan berakhir di posisi lima besar,” ungkap para pengamat dan komentator sepakbola di Inggris.

Benar adanya jika dilihat kebelakang bahwa penampilan dari meriam London itu selalu tampil greget di awal musim dan bernasib apes ketika musim memasuki pertengahan. Biasanya Arsenal akan mendapatkan kerepotan karena para pemainnya tidak konsisten dalam menjaga setiap penampilannya.

tottenham-hotspur

Berita Bola Tottenham Selalu Menjadi Tim Yang Merepotkan

Liga Inggris bukan hanya menjadi milik tim-tim besar dengan kekuatan financial saja, ada yang terlupakan dengan tim yang memiliki prestasi stabil, meskipun belum sempat meraih gelar juara Liga Inggris dalam beberapa musim kebelakang, tapi kehadirannya di kanca sepakbola di negeri Inggris mampu memberikan beberapa klub kaya yang memiliki banyak pemain bintang cukup kerepotan jika menghadapinya. Tottenham Hotspur adalah tim yang terlupakan oleh insan sepakbola.

Memiliki jejak prestasi yang terbilang cukup bagus itu kini mampu menyodok posisi tiga besar pada Klasemen sementara. Bermodalkan dana tidak terlalu besar namun dapat berbicara banyak di kanca perebutan juara merupakan suatu prestasi bagus.

Tottenham Hotspur atau yang memiliki julukan Lilywhites selalu bisa membuat repot klub besar seperti Manchester United, Chelsea, Arsenal dan Liverpool.

Kualitas materi pemain terbilang pas-pasan justru membuat tim tersebut mampu bersaing dengan tim pemain berkuaitas. Mauricio Pochettino adalah sosok pelatih yang mampu mengangkat tim tersebut.

Kemampuannya mengolah materi pemain yang ada benar-benar memberikan dampak positif untuk kemajuan klub tersebut. Tidak mengandalkan dana besar, hanya mengandalkan susunan pemain yang ada merupakan cara hebat untuk membangun klub.

“Saya selalu menanamkan rasa optimis kepada setiap pemain. Syukurnya mereka semua selalu senang berlatih bersama saya, mereka adalah pemain-pemain hebat yang selalu penuh dengan kejutan,” jelas Mauricio Pochettino kepada wartawan saat ditanya mengenai kekuatan timnya pada musim ini.

Banyak orang membicarakan mengenai materi pemain Tottenham pada tahun ini, pasalnya jika dilihat klub yang bermarkas di London itu sangat jarang sekali membelanjakan pemain pada bursa transfer.

Berita Bola Terkini Prestasi Semakin Membaik

pochettino-mauricio

Dari tahun ke tahun, menurut sumber berita bola sangat di rasa kemajuan yang dilakukan oleh Tottenham Spurs. Klub dengan pemain yang terbilang murah itu memberikan pembuktian kepada klub kaya di Inggris bahwa uang bukanlah segalanya dalam memajukan sepakbola di negeri Elizabeth itu.

Mendapatkan posisi tiga besar merupakan prestasi yang menunjukkan bahwa keadaan tim tersebut semakin membaik dari setiap tahunnya.

Meraih poin 18 dan berada di posisi ke-3 menunjukkan bahwa Spurs bukanlah tim biasa.  Menang 0-4 atas Stoke City dan berhasil menahan tim kuat Liverpool degan skor 1-1 adalah langkah awal bagus dalam meramaikan perebutan gelar Liga Inggris.

“Ketika kami di hadapkan oleh sebuah tim kuat dan kaya, maka semangat tim akan menjadi sangat tinggi. Saya sudah sering bilang bahwa klub ini sungguh hebat meskipun materi pemain kami tidak sehebat mereka,” tandas sang pelatih berdarah Argentina itu.

Tanggapan Pemain Atas Posisi Di Klasemen

tottenham-spur

Para pendukung Spurs pastinya merasa senang pada musim ke-8 ini, karena tim kesayangan mereka Tonttenham Spurs berhasil merangsek di tiga besar. Melihat prestasi yang membanggakan ini mereka berandai-andai jika klub kesayangannya itu berhasil finish di puncak klasemen akan ada banyak hal yang ingin mereka lakukan.

Bukan hanya pendukung saja yang ikut merasakan senang atas prestasi anak asuh Mauricio Pochettino itu. Para pemain juga turut senang ata perolehan prestasi yang saat ini meraka dapat. “Bangga dengan tim ini dan saya akan terus memberikan permainan terbaik agar kami bisa melakukan kejutan seperti Leicester musim lalu,” Moussa Sissoko.

southampton

Southampton Tim Papan Tengah Penuh Kejutan

Kompetisi Liga Primer Inggris bukan hanya menarik pada klub-klub besar saja. Tim papan tengah seperti Southampton juga ikut menunjukkan kelasnya. Dalam beberapa pertandingan, klub yang di arsiteki oleh Claude Puel ini mampu memberikan statistik bagus pada musim ini.

Memasuki pekan ke-8 tim tersebut mampu bertengger pada posisi ke-8 dengan total raihan poin 12. Mendapatkan tiga kali kemenangan termasuk saat sukses menghancurkan Burnley dengan skor meyakinkan yaitu 3-1. Selain itu yang mengejutkan dari anak asuh Claue Puel, mereka hanya sekali menelan kekalahan saat melawan Arsenal dengn skor tipis 2-1.

Southampton layak menjadi tim yang patut di waspadai oleh tim-tim besar. Klub dengan julukan Saints itu di perkerikan akan menjadu kuda hitam bagi klub-klub besar yang sedang membutuhkan poin penuh untuk merangsek posisi lima besar. Dilihat dari statistik, klub yang kurang populer ini menunjukkan sinyal bahaya kepada klub besar seperti Manchester United, City, Chelsea dan Arsenal.

“Kami cukup sadar dengan kondisi tim yang kurang populer dan materi pemain kurang menarik. Tapi tim ini memiliki semangat luar biasa untuk menang di setiap pertandingan. Saya pribadi hanya memberikan instruksi tapi lihat dengan apa yang mereka berikan kepada tim, benar-benar pencapaian luar biasa,” jelas Claude Puel. Liga Inggris memang terkenal cukup berat, karena itulah klub papan tengah ini kurang di favoritkan.

Tebar Ancaman

charlie-austin

Beberapa pemain Southampton mulai percaya diri dengan apa yang sudah di dapatnya. Berada di posisi ke-8 pada klasemen sementara Liga Inggris merupakan prestasi yang cukup bagus. Pemain andalan mereka Charlie Austin siap memberikan ancaman kepada tim-tim besar. Statistik pemain berusia 27 tahun tersebut menunjukkan peningkatan performanya pada musim ini.

“Saya siap menghadapi siapapun, pelatih selalu memberikan setiap pemain keleluasaan dalam bereksplorasi demi kemenangan. Saya sangat menyukai dia (Claude Puel) sebagai pelatih yang mampu memberikan kami semangat juang lebih,” tegas Charlie Austin.

Liga Inggris adalah salah satu kompetisi liga yang sangat kompetitif, disana banyak sekali berderet bintang-bintang sepakbola mahal. Persaingan yang ketat dan uang yang melimpah membuat setiap tim dengan dana pas-pasan harus bisa lebih mengembangkan kemampuan pemainnya di bandingkan segi financial.

Southampton akan mampu berbicara banyak pada musim ini, bahkan pengamat serta media-media olahraga di Inggris sudah sering membuat headline mengenai peningkatan statistik klub tersebut.

Kemenangan Manis Atas Burnley

southampton-liga-inggris

Poin penuh sukses di dapat anak asuh dari Claude Puel saat menjamu Burnley di Stadion St Mary’s pada hari Minggu kemarin. Kemenangan manis dengan skor 3-1 ini seolah-olah telah memberikan ancaman besar bagi tim-tim besar di Liga Inggris.

Gol-gol yang di hasilkan dari sebuah permainan cantik yang diperagakannya mampu membuat Burnley praktis hanya bisa bisa bertahan di sepanjang pertandingan. Gol tercipta seluruhna pada babak ke-2 yaitu menit ke-52 oleh Charlie Austin, menit ke-60 oleh Nathan Redmond melalui gol indahnya dan gol ke tiga berhasil di cetak kembali oleh Charlie Austin pada menit ke-66.

Burnley baru bisa memperkecil ketinggalan pada menit ke-72 lewat Sam Vokes. Ia berhasil membobol gawang Fraser Foster dari tendangan di titik pinalti. Kiper Southampton itu berhasil di keceohnya dan merubah kedudukan sampai akhir babak kedua habis.

ander-herrera

MU : Herrera Kunci Sukses Menjinakkan Liverpool

Manchester United baru saja menjalani laga yang cukup berat dan keras pada dini hari tadi. Bertandang ke kandang Liverpool dalam kondisi tim yang kurang baik jika di bandingkan tuan rumah sangat membuat pendukung setan merah merasa khawatir. Pertandingan telah usai dan hasil akhir tanpa gol satupun tercipta sepanjang 90 menit.

Jalannya pertandingan memang sangat terasa mendebarkan, seolah-olah Anfield akan menjadi kuburan bagi setan merah. Suara gemuruh penonton menyanyikan lagu You’II Never Walk Alone membuat pasukan Jose Mourinho terlihat sedikit gugup.

Meskipun laga berhasil dengan skor kacamata dan serangan silih berganti tapi pertemuan mereka kali ini tidak di warnai oleh perseteruan baik antar pemain maupun keributan di luar lapangan.

Kedu rasaksa Inggris ini bermain sangat bagus, keduanya mampu menunjukkan kelasnya sebagai tim besar dengan sejarah panjang. Manchester United yang datang dengan kondisi tidak sebaik Liverpool justru mengawali babak pertama dengan serangan=serangan berbahaya.

Ada satu pemain MU yang menjadi perhatian kamera ketika laga sedang di mainkan. Ander Herrera menjadi pemain gelandang MU yang sangat luar biasa penampilannya.

Pemain kelahiran bulan Agustus tahun 1989 itu seperti ‘siluman’ ia selalu berada pada posisi yang tepat. Ketangguhan lini tengah Man United benar-benar di tompang oleh gelandang tersebut.

Ia berada di mana-mana, terlihat para pemain the reds sangat kesulitan menerobos lapangan tengah yang di kawal dengan baik oleh Ander Herrera pada dini hari tadi.

“Dia pemain luar biasa, mampu bergerak dengan cepat dan menjaga kedalaman tim. Kami sangat kesulitan menembuh lapangan tengah dan kami tahu siapa yang menjadi dalang kesulitan kami, Herrera adalah orangnya,” jelas Roberto Firmino. Gelandang kreatif dari berpaspor Brasil itu merasakan cukup sulit harus berduel dengan Herrera.

“Mungkin ini bukan sebuah kemenangan bagi kami, tapi hasil imbang sangat pantas bagi kedua tim ini. Dan saya sangat beruntung memiliki Ander Herrera dalam tim, kali ini saya tidak salah dalam menempatkannya tepat menjadi gelandang. Kemampuannya sangat luar biasa, saya akui itu,” Jelas Jose Mourinho saat jumpa pers sesaat setelah pertandingan usai.

Kesalahan Liverpool

manchester-united

Pasukan setan merah memiliki sejumlah peluan yang gagal di konversi menjadi gol pada laga tersebut. Mereka sebenarnya mampu mengendalikan jalannya pertandingan pada babak pertama. Terlalu banyak membuang peluang menjadi salah sati faktor kegagalan the red devils dalam mencuri tiga angka di Anfield.

“Kami mendapat banyak peluang pada babak pertama. Peluang itu datang dari kejasama tim yang sangat bagus tapi sekali lagi sangat di sayangkan Pogba dan Ibrahimovic tidak mampu memanfaatkan beberapa kesalahan mereka untuk menjadi gol,” ungkap Mourinho.

Sebelum pertandingan dimulai, sempat pelatih yang memiliki julukan special one itu memberikan target menang pada laga tersebut. Tapi melihat jalannya pertandingan sepertinya sang pelatih merubah targetnya itu. Bisa dilihat pada babak kedua, praktis MU hanya melakukan serangan-serangan balik sembari menunggu para pemain Liverpool melakukan kesalahan.

Jawaban Mourinho Mengenai Babak Kedua

jose-mourinho

Babak pertama memang menjadi milik tim tamu Manchester United. Terlihat para pemain setan merah begitu nyaman dalam mempermainkan bola dari kaki ke kaki. Serangan dari sayap maupun lini tengah benar-benar sangat gencar sekali.

Rashford, Pogba dan Ibra beberapa kali mampu mengecoh pertahanan Liverpool dengan mudah, namun sekali lagi penyelesaian menjadi inti permasalah setan merah. Selalu gagal dalam menceploskan bola ke gawang Liverpool membuat tempo permainan praktis milik MU.

Mourinho merubah taktik dan strateginya. Ia merubah dari pola menyerang menjandi bertahan dan maemasukkan banyak pemain ke kotak pinalti David De Gea. Babak kedua berganti menjadi milik tuan rumah. Meskipun bertahan, MU mampu memberikan kejutan-kejutan melalui serangan balik cepat.

“Strategi kami sudah berjalan dengan baik. Hanya saya lah yang bisa menjelaskan kenapa harus merubah pola permainan. Menyerang tidak selamanya bagus, dalam pertarungan besar seperti hari ini maka di butuhkan juga sebuah permainan bertahan yang bagus,” jelas Mourinho.